• Bintan
  • sebonglagoi03@gmail.com

REMBUK STUNTING, BAGAIMANA KONDISI ANAK-ANAK DI DESA SEBONG LAGOI??

10 September 2020 Siti Nur Afizah Berita Desa Dibaca 138 Kali

SEBONGLAGOI-10 September 2020, Sebagai upaya agar anak- anak di desa Sebong Lagoi dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal maka diadakan rembuk stunting. Dalam rembuk stunting ini di hadiri oleh Sekretaris Desa, Kasi Pelayanan, Bidan Desa, Koordinator Desa Siaga, perwakilan guru Paud, Perwakilan Orang Tua Murid Paud, PKK, BPD,  dan juga perwakilan dari masing-masing posyandu di Desa Sebong Lagoi.

Menurut UNICEF stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak. Namnun stunting bukan hanya terganggu pertumbuhan fisiknya (bertubuh pendek/kerdil) saja, melainkan juga terganggu perkembangan otaknya, yang tentunya sangat mempengaruhi kemampuan dan prestasi di sekolah, produktivitas dan kreativitas di usia-usia produktif.

Makmur Saragih sebagai salah stau narasumber menjelaskan mengenai lima langkah konvergensi untuk pencegahan stunting yaitu kesehatan ibu dan anak, konseling gizi terpadu, air bersih dan sanitasi, pelindungan sosial, pendidikan usia dini. Alhamdulillah anak - anak di Desa Sebong Lagoi tidak ada yang tergolong sebagai Stunting, namun sebagai antisipasi diadakan rembuk stanting sebagi salah satu langkah untuk menghindari adanya anak – anak yang tergolong kondisi stunting.
Hasil dari rembuk stunting ini akan diadakannya gerak aman pangan untuk setiap rumah, mencari keakuratan kembali untuk anak berusia 0 sampai 23 bulan yang belum memiliki akte kelahiran, mengadakan demo untuk memberikan makanan tambahan bagi balita, mengadakan apotik hidup (TOGA), mengadakan kampanye untuk tidak BAB di sembarangan tempat. Bidan SRI AFRIYENI juga berharap akan adanya pengaktifan kembali posyandu remaja yang bertujuan memantau dan melibatkan mereka demi peningkatan kesehatan dan keterampilan hidup sehat secara berkesinambungan.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar